PADANG – Menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Lembaga Amil Zakat (LAZ) Alumni Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Andalas (Unand) kembali menggaungkan semangat berbagi melalui program unggulan bertajuk “Gema Qurban ke Pelosok Negeri”. Pada tahun ini, lembaga tersebut berhasil menyalurkan sebanyak 20 ekor sapi kurban ke berbagai wilayah di Sumatra Barat, termasuk kawasan terpencil di Kepulauan Mentawai.
Program yang mengusung tema “Tebar Qurban, Tebar Harapan — Menjangkau Negeri, Menguatkan Palestina” ini secara khusus menyasar wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar), kawasan terdampak bencana, serta daerah-daerah yang memiliki keterbatasan akses terhadap hewan kurban.
Selain Kepulauan Mentawai, distribusi hewan kurban tersebar di beberapa wilayah potensial di Sumatra Barat, meliputi Kota Padang, Kabupaten Agam, Kabupaten Lima Puluh Kota, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Solok, Kabupaten Pasaman, dan Kabupaten Tanah Datar. Penentuan lokasi penyaluran ini dilakukan secara selektif berdasarkan kebutuhan nyata masyarakat setempat agar manfaat ibadah kurban dapat dirasakan secara merata.
Tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan di dalam negeri, LAZ Alumni FK Unand juga memperluas jangkauan kebaikan dengan menyalurkan dua ekor sapi kurban untuk masyarakat Palestina. Bantuan internasional ini disalurkan sebagai wujud solidaritas nyata dan kepedulian terhadap warga Palestina yang saat ini tengah menghadapi krisis kemanusiaan yang mendalam.
Ketua Yayasan LAZ FK Unand, Muhammad Riendra, menegaskan bahwa ibadah kurban bukan sekadar ritual pembagian daging semata. Lebih dari itu, program ini merupakan bentuk nyata dari kepedulian sosial yang membawa harapan baru bagi masyarakat di pelosok daerah.
“Qurban bukan hanya tentang berbagi daging, tetapi tentang menghadirkan harapan, cinta, dan kepedulian hingga ke pelosok negeri,” ujar Muhammad Riendra, Kamis (28/5/2026).
Ia menambahkan bahwa amanah yang dititipkan oleh para pekurban menjadi energi penggerak bagi lembaga untuk terus memperluas jangkauan distribusi, terutama bagi masyarakat yang selama ini kesulitan mendapatkan akses pelaksanaan Iduladha. Semangat gotong royong dan kepedulian sosial ini dinilai perlu terus diperkuat agar kebahagiaan hari raya tidak hanya berpusat di kawasan perkotaan, melainkan juga menyentuh masyarakat di daerah terpencil yang membutuhkan perhatian lebih.
Kehadiran program “Gema Qurban ke Pelosok Negeri” ini membawa kebahagiaan tersendiri bagi warga penerima manfaat. Salah seorang perwakilan warga menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas bantuan hewan kurban yang menjangkau daerah mereka.
“Alhamdulillah, sangat bermanfaat bagi warga kami yang menerima. Semoga menjadi amal jariyah bagi para pekurban,” ungkapnya.
Melalui konsistensi pelaksanaan program ini, LAZ Alumni FK Unand berharap dapat terus memperkuat tali ukhuwah (persaudaraan) dan meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat, sekaligus memastikan esensi kebahagiaan Iduladha dapat dirasakan hingga ke pelosok negeri yang jauh dari pusat distribusi.